google-site-verification=4PyO_QSL777Du1Gc1Iq7U5VBurLSMNyd2lW4AvGTCdo Mengenal Jenis-Jenis Kelainan Seks pada Manusia <a href='#' style='display:scroll;position:fixed;bottom:5px;right:5px;' title='Back to Top'><strong>Kembali ke Atas</strong></a>
Home » » Mengenal Jenis-Jenis Kelainan Seks pada Manusia

Mengenal Jenis-Jenis Kelainan Seks pada Manusia



Ablutophilia: Perasaan terangsang ketika bersentuhan dengan air hangat. Orang yang
mengidap kelainan seks jenis ini, biasanya senang berendam dengan air hangat, atau mandi dengan air hangat.

Acrotomophilia: Birahi nya memuncak dan terangsang ketika melihat orang cacat (disable) Kelainan seks jenis ini umumnya timbul pada penderita yang memiliki sifat penakut atau tidak berani menghadapi lawan jenis.

Amaurophilia: Orang yang suka melakukan hubungan seks dengan menutup mata pasangannya; seperti dengan sapu tangan atau sejenisnya.

Anaclitysm: Perasaan manja ketika melakukan berhubungan seks. Semakin dia merintih dan mengerang semakin syahwat nya meninggi dan naik,hingga mencapai klimaks.

Autagonistophilia: Orang yang senang memamerkan kemaluan sendiri pada orang lain, secara tidak terang–terangan seperti, tidak mengenakan celana dalam, atau membuka hordeng ketika sedang berdandan atau berjalan –jalan telanjang di dalam kamar, orang ini akan merasa senang jika orang lain memandangi sekitar kemaluannya, oleh karena itu orang ini biasanya jika duduk sengaja mengangkangkan paha supaya orang lain melihat nya.

Autoerothic asphyxiation: selalu melakukan onani sebelum melakukan hubungan sex. Penderita kelainan seks jenis ini umumnya mereka yang memiliki masalah dalam berhubungan seks untuk mencapai klimaks, karena beberapa sebab, atau faktor yang membuat mereka susah mencapai klimaks. itulah sebabnya penderita seks jenis ini senang bermain dengan fantasinya ketika berhubungan seks.

Autopederasty: Rasa ingin tahu dan penasaran yang sangat tinggi pada remaja pria / wanita, tentang bagaimana rasanya berhubungan seks. untuk pria, biasanya suka mencoba memasukan penis mereka pada benda berlubang atau sejenisnya, bahkan kadang-kadang mereka berusaha untuk memasukan penis mereka ke dalam lubang anus mereka sendiri. Untuk wanita; biasanya dengan mencoba-coba memasukan benda asing ke dalam vaginanya, seperti terong, pisang lembek dan sebagainya.

Backswinging: Suka melakukan anal seks dengan posisi tengkurap.

Bastinado: melukai atau memukul pasangan ketika melakukan hubungan seks, pada wanita biasanya menggigit, atau menjambak rambut pasangannya,, untuk pria biasanya dengan menepak atau memukul pantat pasangannya.

Belonephilia: kesukaan utuk memberi sengatan pada kemaluannya sendiri seperti mencubit, menarik atau memencet. Biasanya orang yang memiliki kelainan jenis ini selalu menghiasi kemaluannya dengan piercing atau tindikan.

Bestiality: kegemaran berhubungan seks dengan binatang; seperti anjing, kambing, bahkan kuda.

Sadismacocism:Kesukaan untuk menyakiti atau menyiksa pasangannya sebelum melakukan hubungan seks. kelainan seks jenis ini biasanya ada pada pria. Mereka akan merasa sangat bergairah setelah melihat pasangannya pingsan atau berdarah-darah.

Bukakke: seks gila dari jepang. Yaitu dengan mengubur wanita sampai batas leher, kemudian beberapa pria mengintari nya sambil melakukan onani, jika sudah memuncak mereka akan beramai –ramai memuntahkan air maninya ke wajah dan kepala wanita tadi sampai benar-benar seperti di guyur adonan. Untuk kemudian mereka menghabisinya dengan cara memenggal kepala atau menembaknya.

Torture: orang yang suka memainkan penisnya sendiri. Dengan cara memelintir atau memilin, mengocok atau menggamparnya. Pada wanita biasanya sikap iseng, sambil menarik-narik rambut kemaluan atau selalu memperhatikan rambut kemaluannya sendiri.

Candling : menyakiti pasangan sebelum melakukan hubungan seks, yaitu dengan cara meneteskan cairan lilin ke atas putting, pusar dan vagina pasangannya.

Clot : kegemaran suka mengintip wanita. Orang ini paling senang dengan benda benda yang bersentuhan langsung dengan vagina seperti: celana dalam dan pembalut. Oleh karena itu, tidak aneh jika pengidap kelainan seks jenis ini, akan merasa betah memandangi jemuran celana dalam wanita berlama-lama, atau selalu mencari-cari kesempatan untuk mengintip celana dalam wanita yang sedang lengah atau melongo.

Dacryphilia: semakin terangsang jika pasangannya menangis atau menjerit kesakitan. Hampir mirip dengan sadistic. Pengidap jenis ini semakin bergairah dengan jeritan atau rintihan pasangannya yang kesakitan. Pengidap kelainan seks jenis ini biasanya selalu melakukan seks dengan posisi yang tidak nyaman, atau sengaja membuat pasangannya tidak nyaman supaya dia menjerit atau merintih yaitu dengan melakukan gerakan gerakan ekstrim dan berbahaya.

Daisy chaining : melakukan masturbasi bareng-bareng

Dogcat: suka pada aktivitas seks yang tidak formal (cat-sex), orang jenis ini susah terangsang kalau melakukan hubungan seks di rumah atau kamar tertutup, mereka akan lebih menyukai tempat2 tempat urgen seperti wc umum, pojok sudut rumah orang lain, kamar ganti pakaian, kantor, dsb. Dengan waktu singkat tentunya.

Exhibitionism: suka memamerkan atau memperlihat kan kemaluan sendiri kepada orang lain secara terang-terangan.

Frotagge: senang menggesek gesekakn kemaluan di pantat oran lain, orang seperti ini biasanya menyukai tempat2 ramai yang macet, atau berdesak-desakan di dalam bis untuk mencari kesempatan.

Urtling : kegemaran beronani/masturbasi sambil memandangi gambar cewek atau gambar pria yang cakep, yang dijadikan objek fantasinya selama beronani/masturbasi.


Hibristophilia: semakin terangsang dan bergairah jika melakukan seks setelah bertenngkar dengan pasangannya.

Homoseksual: yaitu, salah satu kelainan seksual pada seseorang yang menyukai sesama jenisnya. Jika penderita homoseksual adalah laki-laki, maka sebutannya gay,
Jika penderita homoseksual adalah perempuan, maka sebutannya adalah lesbian.

Biseksual :Bisa melakukan hubungan seks, dengan lawan atau sesama jenis.

Sodomi : Adalah hubungan seks yang dilakukan melalui anus. yaitu bagian usus besar yang terletak dekat anus. Sodomi beresiko tinggi terhadap kesehatan karena anus merupakan tempat berkumpulnya bakteri.

Transeksual: merupakan bentuk prilaku seseorang yang tidak menginginkan jenis kelaminnya sehingga merelakan untuk dioperasi kelamin untuk memperoleh kepuasan seksualnya. Kelainan ini seudah dapat terprediksi mulai usia kanak-kanak, seperti kesukaannya bermain dengan lawan jenisnya sehingga sifat lawan jenisnya ada pada dirinya.

Transvestite: adalah istilah yang diberikan kepada seorang laki-laki heteroseksual yang menginginkan memakai pakaian perempuan. Tujuannya untuk membangkitkan rangsangan seksual dan kemudian dapat memperoleh kepuasan seksualnya.

Incest: adalah suatu hubungan seksual dengan pasangan yang masih mempunyai pertalian darah. Hanya karena rasa ketakutan dan ingin mendapatkan perhatian kasih sayang dari orang tua atau kakaknya, seorang anak atau remaja mau melakukan perbuatan ini. Biasanya faktor lingkunganlah yang mempengaruhi kelainan ini, yaitu karena adanya rasa cinta yang mendalam sebagai anggota keluarga.

Exhibitionis: Penderita exhibitionis akan mendapatakan kepuasan seksual dengan cara memperlihatkan penis secara sengaja kepada perempuan atau anak kecil yang menurutnya sesuai dengan keinginannya. Tahapan awal munculnya kelainan ini adalah adanya perasaan cemas, gelisah, tegang yang berkepanjangan.
Setelah penderita memperlihatkan penisnya, penderita merasa lebih tenang dan lega. Menyembuhkan para exhibitionis dapat dilakukan dengan mengajaknya berkonsultasi dengan seorang psikiater.

Fetishisme: merupakan pemujaan yang ditunjukan pada benda-benda mati atau bagian tubuh seseorang idolanya, sampai mendapatkan kepuasan seksual. Ada beberapa sebutan untuk para fatis, yaitu manekinisme dan pygmalionisme.
Manekinisme adalah seorang fatis yang mempunyai fatishi berupa manekin (patung yang dipajang didalam sebuah etalase dengan menggunakan baju perempuan). Sedangkan pygmalionisme adalah seorang fatis yang mempunyai fatishi berupa patung hasil pahatan.

Zoolagnia: adalah kelainan seksual yang diidap seseorang yang memperoleh kepuasan seksual ketika melihat binatang sedang berhubungan seksual.

Phedophilia: adalah kelainan seksual yang memperoleh kepuasan jika berhubungan seksual dengan anak kecil atau di bawah umur.

Hiperseks: adalah seseorang yang selalu ingin melakukan hubungan seksual sesering mungkin.

Triolisme: adalah penderita kelainan seksual yang akan memperoleh kepuasan seksual jika saat melakukan hubungan seksual dengan pasangannya dilihat oleh orang lain. Triolisme dapat juga diartikan sebagai hubungan seksual yang dilakukan oleh satu perempuan dengan tiga laki-laki.



Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tulis komentar anda di sini.

Related Posts with Thumbnails

Loading