google-site-verification=4PyO_QSL777Du1Gc1Iq7U5VBurLSMNyd2lW4AvGTCdo Kenapa Bisa terjadi perselingkuhan <a href='#' style='display:scroll;position:fixed;bottom:5px;right:5px;' title='Back to Top'><strong>Kembali ke Atas</strong></a>
Home » » Kenapa Bisa terjadi perselingkuhan

Kenapa Bisa terjadi perselingkuhan



Semua orang pasti mendambakan rumah tangganya adem ayem dan tentrem. Satu irama dan satu hati dalam mengayuh biduk cinta demi menuju satu pulau harapan; yang selalu menjadi impian, yaitu sebuah pulau yang Mawadawwarohmah, toto titi tentram, tenang dan damai. Bersama bertabur suka, bersama pula bergaram duka. Menyatukan tawa dan senyum bahagia diantara manis dan lucunya buah cinta. Disanalah airmata tumpah disana pula ia mengering. Namun, Jika kemudian prahara tiba-tiba menghantam rumah tangga kita, siapa pula bisa mengelak. Sungguh tidak sedikit mereka yang lolos dari ujian cinta dalam rumah tangganya, tiba-tiba berantakan dan berkeping tanpa harapan. Sikap saling menyalahkan dan merasa paling benar, biasanya selalu menjadi awal dari pertikaian dalam rumah tangga. Merasa diri paling berperan atau merasa diri paling lebih, tiba-tiba muncul dari masing-masing pasangan yang pada akhirnya tanpa di sadari mereka telah melakukan pembunuhan karakter dari terhadap pasangan mereka. Dari sanalah kemudian timbul sikap "paling aku" dari "Kamu" serta "semua karena aku" ... aku dan aku.




Apapun permasalahan yang timbul dalam rumah tangga, semua bermuara dari rasa diri yang lebih mendominasi atau ego yang berlebihan apakah itu dari pihak suami atau dari pihak istri. Jika kondisi ini berlanjut, maka tentu akan memberi efek atau dampak yang kurang baik dalam kehidupan rumah tangga, yang pada akhirnya akan timbul disharmonis hubungan suami istri.
Ketidakharmonisan hubungan disebabkan karena beberapa hal seperti:

1. Suami atau istri yang selalu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk saling bicara, walau sekedar untuk memberikan pujian yang singkat.
2. Tidak adanya sikap saling percaya diantara masing - masing pasangan
3. Hadirnya pihak ke-3: baik itu orang lain atau dari pihak keluarga suami atau istri.
4. Tidak saling terbuka walau untuk hal yang kecil serta masih banyak lagi hal lain yang menyebabkan retak nya biduk rumah tangga.

Beberapa hal diatas merupakan bibit terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangga. Ketika sebuah rumah tangga sudah kehilangan komunikasi diantara keduanya, atau salah satunya merasa kehilangan tempat untuk berbagi cerita maka yang terjadi adalah mereka (suami atau istri) akan mencari tempat lain yang dianggap lebih bisa untuk membagi cerita dan menumpahkan segala kekesalan yang selama ini di simpan di dadanya. Ketika salah satunya telah menemukan orang lain yang dirasa cocok untuk menumpahkan segala unek-unek dan keluh kesahnya, maka tidak menuntup kemungkinan pintu perselingkuhan mulai terbuka di sana. Diawali dari merasa diperhatikan, kemudian memperhatikan, sering curhat bersama, jalan atau makan bersama, tanpa disadari akhirnya tumbuhlah benih cinta kedua pada orang lain atau teman yang dianggap bisa mengerti dan bisa memahami isi hatinya. Dalam keadaan seperti ini yaitu ketika cinta pada orang ke-3 mulai tumbuh dan ada, perlahan-lahan akan timbul perasaan kangen dan rindu dalam takaran yang tidak wajar, sehingga suami atau istri bukan lagi orang yang bisa menjadi tempat bersandar.

Sifat yang umum ditunjukan oleh suami atau istri yang memiliki selingkuhan, biasanya tempo emosi yang tidak terkontrol. Adapun ciri-cirinya adalah:
1. sering marah tanpa sebab
2. sensitif dan mudah tersinggung
3. senang menyendiri (kadang menunjukkan ekspersi wajah sedih)
4. sering salah tingkah
5. sering kaget
6. menaruh atau menyimpan benda pribadinya spt: hp, iPod, atau yang lainnya pada tempat yang lebih aman
7. tidak peduli terhadap pasangannya
8. sering marah - marah sama anak
9. sering menyalahkan pasangannya
10. selalu memuji atau menceritakan kelebihan orang lain (selingkuhannya) pada suami atau istri.

lalu apa yang harus dilakukan oleh suami atau istri jika salah satu dari mereka (dicurigai) memiliki selingkuhan? Tentunya hal terbaik adalah; kita tidak langsung mem-vonis atau menghukum jika dia telah berkhianat. Karena mungkin saja sifat lain yang ditunjukkan oleh suami atau istri kita karena adanya sebab lain. Akan tetapi jika kita yakin bahwa kelainan sikap tersebut karena pasangan kita sudah memiliki selingkuhan maka yang harus kita lakukan adalah:

Anda memiliki perasaan

Jika Anda berpikir ia mungkin selingkuh, dekati dia, tetapi jangan kemukakan tentang selingkuh. Tanyakan apakah segalanya OK, dan katakan kepadanya bahwa dia sudah berbeda akhir-akhir ini. Berikan contoh bagaimana perilakunya telah berubah, dan katakan kepadanya bahwa Anda ingin mengetahui dan memahami jika ada alasan untuk itu.
Anda ingin membuka jalur komunikasi dan mendorong dia untuk membuka diri tentang apa yang mengganggunya dalam hubungan, dan melanjutkan dari sana. Ketika dia menunjukkan tanda-tanda selingkuh, mendekati dia dapat menjadi situasi yang sulit.

Anda memiliki lebih dari kecurigaan

Jika Anda memiliki cukup alasan untuk percaya bahwa dia selingkuh, jangan menuduh atau mengancam dirinya karena jika Anda salah, dia akan merasa bahwa Anda benar-benar tidak percaya padanya. Alih-alih berseru, “Aku tahu apa yang terjadi!” atau “Dengan siapa kau selingkuh?” tanyakan, “Apakah ada sesuatu yang perlu kuketahui?” atau “Aku punya alasan untuk percaya bahwa kamu tidak 100% jujur padaku.”
Hal ini mungkin tampak pasif, tetapi Anda ingin mendekati topik dengan hati-hati karena jika Anda salah, Anda mungkin akan mengacaukan semuanya. Jika Anda benar, Anda punya izin untuk marah.

Anda menangkap basah dia atau memiliki bukti konkret

Jika ini bukan kesalahpahaman dan Anda positif bahwa dia sudah berselingkuh, dekati dengan penegasan lebih . Katakan padanya apa yang Anda lihat, bagaimana perasaan Anda tentang itu, dan apa yang Anda rencanakan untuk mengatasi hal itu.
Memaafkan dan melupakan
Ketidaksetiaan dalam sebuah hubungan adalah mengerikan, tapi ada gambar yang lebih besar di sini. Anda harus menyadari bahwa seorang istri yang selingkuh mungkin merupakan hasil dari masalah dalam hubungan Anda. Jika dia mengkhianati Anda untuk mendapatkan pria lain yg suka mengemong, dapat berarti bahwa dia pergi ke tempat lain untuk menemukan apa yang kurang dalam hubungan dengan Anda – ini tidak membuat tindakannya benar, tapi tidak terlalu hina.
Jika Anda menemukan bahwa dia selingkuh, ada beberapa pertanyaan yang Anda harus tanyakan pada diri sendiri: Dapatkah Anda percaya lagi padanya?
Jika jawabannya tidak: Anda tidak dapat kembali bersama-sama.
Jika jawabannya adalah ya: Ini mungkin memerlukan waktu, namun Anda dapat mencoba lagi. Anda harus memberitahu dia bahwa akan sulit untuk percaya padanya, tapi dengan bantuan dan waktu, itu bisa terjadi.

Menurut Anda kenapa dia melakukannya?

Jika ia tidak memberitahu Anda mengapa: Anda harus mengevaluasi apakah anda masih bisa memaafkannya.
Jika itu ada hubungannya dengan hubungan Anda: Ketika Anda sudah siap, Anda dapat mengurusi masalah dalam hubungan Anda.
Apakah hubungan Anda layak mendapat kesempatan kedua?
Jika Anda bisa melupakan dan memberinya kesempatan lagi, maka ketika Anda sudah siap,duduklah,bicara dengannya, dan mencoba untuk memahami mengapa dia melakukannya.

Sekali penipu …
Kita semua membuat kesalahan, yang bukan mengartikan bahwa selingkuh dapat diterima, tetapi jika dia menunjukkan penyesalan atas perbuatannya dan jika ia sepadan dengan upaya untuk memberikan kesempatan lain, maka anda dapat mengampuni – meskipun Anda mungkin membutuhkan lebih banyak waktu untuk melupakan.






Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar anda di sini.

Related Posts with Thumbnails

Loading