google-site-verification=4PyO_QSL777Du1Gc1Iq7U5VBurLSMNyd2lW4AvGTCdo "Islamic Invasion" Buku Degil yang Menyesatkan <a href='#' style='display:scroll;position:fixed;bottom:5px;right:5px;' title='Back to Top'><strong>Kembali ke Atas</strong></a>
Home » » "Islamic Invasion" Buku Degil yang Menyesatkan

"Islamic Invasion" Buku Degil yang Menyesatkan



Buku yang diterbitkan oleh Overseas Ministry USA ini, sempat menyita perhatian publik khususnya umat islam karena isinya yang sangat menyakiti hati umat islam dan menyesatkan bagi siapa yang belum mengenal Islam. Buku setebal 276 yang juga dilengkapi dengan gambar pendukung (bagian Appendix)yang mengabarkan tentang relevansi Islam dengan dunia paganisme (para penyembah berhala)tersebut, merupakan karya besar yang sukses dari seorang Yahudi bernama Robert Morey. Penulis Buku (Robert Morey) yang juga seorang Direktur eksekutif pada Yayasan Penelitian Pendidikan tersebut telah menulis kurang lebih 40 buku yang telah di terjemahkan dalam bahasa-bahasa, Spanyol, Norwegia, Swedia, Cina, dan Indonesia.

Pada kajian setebal 276, yang mengupas habis tentang Islam, Robert Morey telah memberikan pandangan yang salah dan menyimpang tentang Islam, dan budaya Arab. sebagaimana tertulis pada halaman : 22, (Kunci memahami Islam)- sbb:

"Islam sesungguhnya merupakan "Pendewaan" budaya Arab abad ke-7. Dalam arti yang mendalam, Islam sesungguhnya lebih bernuansa budaya daripada agama. Itulah sebabnya semua buku teks dan ensiklopedia mengenai Islam selalu diawali dengan konteks sejarah nabi Muhammad dan pentingnya budaya Arab abad ke-7.


Berbeda dengan kristen, demikian tulisnya bahwa kristen memandang jika agama itu merupakan hal pribadi yang bersifat perorangan, bukan bersifat budaya. satu contoh; Agama kristen tidak menuntut bahwa masyarakat masa kini harus berbusana sesuai dengan aturan abad pertama. Mereka tidak perlu jenis-jenis hidangan yang dimakan Yesus. Akan tetapi tidak demikian halnya dengan Islam. Ketika Islam menjadi agama yang dominan di suatu negara maka seluruh budaya asli dari negara tersebut akan di ubah dan digantikan oleh budaya arab abad ke-7.

selanjutnya dalam halaman 24 Morey menulis; Bagi umat Muslim tidak ada ruang "sekuler" yang memberi kebebasan padanya di luar ikatan agama Islam. Bagi umat muslim yang taat, Islam adalah kehidupannya sebagaimana yang dinyatakan oleh Kerry Lovering:

"Islam adalah cara hidup menyeluruh bukan hanya sekedar agama"

Dalam Islam tidak terdapat pemisahan antara mesjid dan negara seperti halnya pemisahan antara gereja dan negara yang berlaku di Barat. Dalam Islam, Agama dan politik adalah satu.

Muhammad meng adopsi budaya Arab yang dikenal disekitarnya, beserta kebiasaan-kebiasaan sakral dan duniawinya, dan menjadikannya agama Islam.


Beberapa paragrap diatas, merupakan paragrap pembuka yang akan menghantar kita pada pembahasan pokok,yaitu penelanjangan Islam ala Robert Morey, dimana sasaran serang yang utama tentunya Nabi Muhammad sebagai sang pembawa ajaran agama Islam. di buka dengan judul Mitos Ismael, yang merupakan pemantik apinya, dengan menyodorkan Ayat dari kitab kejadian 16:12. sehingga kesimpulan yang bisa ditarik dari uraian Robert Morey tersebut adalah, Bangsa Arab bukanlah keturunan Ibrahim (Abraham). Jika semua orang Arab di Timur Tengah adalah keturunan Ibrahim (Abraham), bagaimana dengan bangsa -bangsa lain seperti; bangsa Akadian, Sumeria, Assyria, Babilonia, Persia, Mesir, Hitti dan yang lainnya? demikian kata Robert Morey pada akhir pembahasannya untuk bab ini.





Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar anda di sini.

Related Posts with Thumbnails

Loading